wisata horor bandung

Tempat di Bandung yang Dikabarkan Dihuni Sosok Mistis Tempat di Bandung yang Dikabarkan Dihuni Sosok Mistis

Tempat di Bandung yang Dikabarkan Dihuni Sosok Mistis – Setelah melewati beberapa tahap proses dalam penyaringan,akhirnya kami dapat menyempurnakan artikel yang sudah kami kumpulkan dengan data-data dari sumber yang terpercaya mengenai tempat di Bandung yang dikabarkan dihuni oleh sosok mistis.

Bandung merupakan ibu kota Jawa Barat yang selalu ramai baik oleh penduduknya sendiri maupun wisatawan karena memiliki pemandangan indah dan banyak tempat wisata yang menarik.

Namun di balik keramaian kota ini, ada beberapa tempat yang dikenal angker dan menyimpan cerita horor yang dihuni oleh beberapa sosok hantu yang terkenal di kalangan warga kota Bandung.

1. Jalan Siliwangi

Saat melewati Jalan Siliwangi yang menghubungkan antara Jalan Juanda atau Dago dengan Cihampelas ini kamu akan merasakan teduh karena jalan yang satu ini dipenuhi pohon-pohon besar dan bersebelahan dengan Hutan Babakan Siliwangi. Konon di jalan ini ada seorang sosok anak kecil bernama Uci yang sering menunjukkan diri jalan ini.

Uci merupakan seorang anak kecil yang mengalami kecelakaan di Jalan Babakan Siliwangi. Saat tertabrak ia sedang memegang sebuah boneka yang saking kencangnya kendaraan yang menabrak Uci dan boneka miliknya terlempar. Uci sempat dilarikan ke rumah sakit dan selalu menanyakan keberadaan bonekanya. Namun anehnya boneka itu tidak pernah ditemukan hingga akhirnya Uci menghembuskan nafas terakhirnya.

Konon pada saat malam tiba, Uci yang sedang memegang boneka sering menampakan diri pada pengendara yang melintas seakan memperingatkanmu untuk selalu hati-hati dalam berkendara.

2. SMA 3 dan 5 Bandung

Bangunan sekolah ini menempati bekas burgere hoogeschool yang umurnya sudah hampir seratus tahun. Nancy merupakan sosok hantu yang konon menghuni sekolah ini dan ceritanya sudah sangat terkenal di kalangan warga Bandung.

Konon Nancy merupakan noni belanda yang berwajah cantik namun harus mengakhiri hidupnya secara tragis dengan menjatuhkan dirinya dari lantai 2 bangunan ini. Ada berbagai versi alasan sosok ini bunuh diri mulai dari karena cintanya tak direstui, diperkosa, hingga pembantaian.

Ada sebuah mitos bahwa kamu bisa melihat Nancy jika memutari bangunan ini dan melihat ke salah satu jendela yang tidak pernah bisa ditutup yang menghadap ke Jalan Belitung.

3. Taman Maluku

Di salah satu sudut Taman Maluku yang tidak jauh dari SMA 3 Bandung kamu akan menemukan Patung Pastor Verbraak setinggi kurang lebih 4 meter. Konon di malam hari, patung ini akan mengawasimu saat kamu berjalan di dekatnya dan bahkan patung ini bisa berjalan sendiri saat sedang sepi hingga mengangguk-angguk setiap kali lonceng katedral berdentang.

Mitosnya patung ini dibangun diatas tempat sebuah kecelakaan pesawat yang menewaskan sang pastur dan kemudian ia pun dimakamkan di bawah patung ini.

Namun faktanya, Pastor Verbraak tidak pernah menginjakan kakinya di Bandung. Ia pertama kali bekerja di Padang dan kemudian pindah ke Aceh sebelum akhirnya pindah ke Magelang dan meninggal disana.

Patung ini dibangun oleh tentara Hindia Belanda dengan mengumpulkan dana dan patung ini dibuat oleh seniman G.J. Rueb di Molukken Park atau Taman Maluku pada 7 Januari 1922.

Baca Juga:Tempat Wisata Pertama Bersejarah di Bandung

4. Jalan Cipaganti

Jalan yang satu ini dipenuhi oleh pohon-pohon besar dan rumah-rumah tua. Meski sangat teduh dan nyaman saat siang, jalan ini lumayan sepi di malam hari. Beberapa cerita pengendara yang melewati jalan ini mereka melihat sesosok laki -laki berpakaian pendekar, namun yang menyeramkan adalah sosok jawara ini tidak mempunyai kepala. Konon ia sering menunjukan diri di sekitar Kantor Pos Cipaganti dan SPBU di jalan ini.

Mitosnya jika kamu merasakan menabrak atau menggilas sesuatu saat berkendara di jalan ini saat malam hari dalam keadaan sepi, sebaiknya kamu lanjutkan perjalananmu karena bisa jadi itu adalah kepala Jawara ini.

5. Gua Belanda dan Jepang, Tahura Juanda

Di Kawasan Taman Hutan Raya Juanda, kamu bisa menemukan dua bua Gua, yaitu Gua Jepang dan Gua Belanda. Mitosnya, saat mengunjungi tempat ini usahakan kamu tidak menyebutkan kata “Lada”. Konon ini berkaitan dengan nama seorang tokoh yang dihormati masyarakat sekitar yakni Eyang Lada Wisesa.

Dipercaya bahwa kamu akan menerima konsekuensi jika berani menyebutkan kata ini di sekitar sini mulai dari mengalami hal-hal mistis hingga kerasukan. Ada baiknya kamu menjaga setiap perkataanmu saat mengunjungi tempat ini.