Jenis Hewan Langka Di Afrika

Jenis Hewan Langka Di Afrika

Jenis Hewan Langka Di Afrika – Saat ini sudah semakin banyak jenis hewan yang akan semakin langka untuk dapat di temui dan juga akan di lakukan penelitian untuk menjaganya agar tidak terjadi kepunahan.

Untuk melihat berbagai jenis hewan liar, kebun binatang mungkin bisa jadi pilihan yang tepat. Di tempat ini, kamu hanya perlu membayar tiket dan kamu bisa melihat semuanya. Namun kalau kamu benar-benar pencinta hewan, kamu pasti tahu bahwa tempat terbaik untuk melihat mereka adalah langsung di alam liar yang menjadi habitat aslinya.

Membahas soal hewan dan habitatnya, Afrika bisa menjadi tempat yang tepat untuk dikunjungi oleh para pencinta hewan. Di benua ini, kamu bisa menemukan hewan-hewan eksotis yang belum pernah kamu lihat sebelumnya di mana pun. Berikut di antaranya!

1. African civet
African civet alias musang afrika merupakan spesies musang terbesar di dunia. Dilansir Kruger Park, hewan ini memiliki berat antara 7 sampai 20 kilogram, panjang tubuh 89 sentimeter, dan bulu pendek berwarna hitam dengan bintik putih.

Musang afrika hidup di wilayah sabana, atau hutan-hutan yang ada di selatan danĀ  mysafecamnola Afrika Tengah. Meski begitu, menemukannya bukanlah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan. Terlebih lagi, mereka adalah hewan nokturnal. Mereka tidak akan meninggalkan sarangnya di siang hari, dan hanya akan keluar saat hari sudah benar-benar gelap untuk mencari makan.

Untuk urusan makanan, spesies musang ini tidak suka pilih-pilih. Mereka akan memakan apa pun yang berhasil ditemukan. Mulai dari dedaunan, buah-buahan, tikus, reptil, telur hewan, bahkan tidak ragu untuk memakan bangkai hewan lain.

2. Grey crowned-crane
Bangau biasanya berwarna putih, tetapi di Afrika, kamu bisa menemukan spesies unik yang dikenal dengan nama grey crowned-crane. Mereka memiliki tubuh berwarna abu-abu, pipi putih, dan juga mahkota bulu berwarna kuning.

Dilansir National Geographic, grey crowned-crane bisa ditemukan di padang rumput yang ada di beberapa negara Afrika seperti Uganda, Kenya, Afrika Selatan, dan Zambia. Di banyak negara, mereka bahkan sering dianggap sebagai simbol status sosial.

Sedihnya gara-gara ini, banyak grey crowned-crane yang diculik dari habitat aslinya dan dijual di pasar gelap. Keberadaan mereka juga semakin terancam dengan adanya pembukaan lahan oleh para petani. Untuk mencuri habitat grey crowned-crane, para petani bahkan tega memberi racun pada biji rumput yang menjadi salah satu makanan favorit hewan tersebut.

3. Colobus monkey
Tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi hewan-hewan buas, Afrika juga menjadi rumah bagi banyak hewan menggemaskan, salah satunya adalah colobus monkey. Dilansir Oregon Zoo, spesies monyet satu ini sangat menggemaskan dengan bulu berwarna hitam putih.

Mereka tinggal di hutan-hutan yang ada di Afrika dan menghabiskan hampir seluruh waktunya dengan bertengger di pohon bersama keluarganya. Biasanya satu kelompok beranggotakan empat ekor monyet yang terdiri dari seekor pejantan, dan tiga betina, plus seekor bayi monyet kecil. Betina akan melahirkan setelah melewati masa kehamilan selama 6 bulan.

Berbeda dengan induknya, bayi colobus monkey lahir dengan bulu putih. Bulu hitam mereka akan tumbuh setelah usia beberapa minggu. Jika bayi yang lahir adalah betina, maka dia akan hidup di kelompok tersebut. Namun jika yang lahir adalah jantan, mereka harus pergi meninggalkan keluarganya dan menjadi pemimpin dari kelompoknya sendiri setelah berusia beberapa bulan.