teks sejarah bandung lautan api

Ayo Belajar Sejarah Di Taman Sejarah Bandung Ayo Belajar Sejarah Di Taman Sejarah Bandung

Sejarahbandung.com – Belajar sejarah memang penting, namun, terkadang membaca buku tebal membuat kita pusing. Untuk itu, kita perlu mempelajari sejarah dengan cara yang lebih unik dan menarik, salah satu caranya bisa dengan datang ke Taman Sejarah Bandung. Taman Sejarah berlokasi di persimpangan Jalan Aceh dan Jalan Merdeka. Mudahnya, di belakang Balai Kota Bandung. Taman ini disebut Taman Sejarah karena memiliki informasi tentang pemimpin Bandung dari masa ke masa. Informasi berupa gambar dan biografi Wali Kota tersebut dipajang dalam stand kaca. Selain itu, taman ini juga dihiasi dengan mural warna-warni yang terkesan imut dan “nyeni banget”. Gambar yang terdapat dalam mural tersebut menceritakan tentang Kota Bandung dari masa ke masa. Mulai dari prasejarah, hingga Bandung saat ini. Kisah Tangkuban Perahu juga diceritakan di mural tersebut. Pada tembok yang lain, ada relief khusus yang menceritakan tentang kota Bandung pada masa kepemimpinan Wiranatakusumah, sang pendiri kota Bandung. Tidak hanya itu, Taman Sejarah juga memiliki fasilitas kolam renang mini. Kolam ini hanya dibuka saat weekend, hari Sabtu dan Minggu, pas dengan hari libur anak-anak. Museum Sejarah Bandung dan Bandung Planning Gallery yang berada dalam kompleks taman juga menjadi pelengkap wisata sejarah ini. Museum Sejarah Bandung juga memberikan gambaran perjalanan Bandung dari masa ke masa, sementara Bandung Planning Gallery berisi informasi komplit berkaitan dengam perencanaan kota Bandung yang disajikan secara digital.

Ruang 6 menyajikan informasi tentang aspek positif geologi terutama berkaitan dengan gejala gunung berapi. Ruang 7 menjelaskan tentang sumberdaya air dan pemanfaatannya, juga pengaruh lingkungan terhadap kelangsungan sumber daya. Mencoba berbagai wahana permainan seru di Trans Studio Bandung, bukan saja impian anak-anak. Orang dewasa dan anak muda ikut larut bahkan jumlahnya sangat banyak. Salah satu tempat wisata favorite di Bandung ini dalam waktu singkat meraih penggemar yang cukup tinggi bukan hanya masyarakat Jawa Barat tetapi juga dari berbagai wilayah di Indonesia. Theme park indoor (studio) dengan wahana permainan terbaik ini baru dibuka pada tanggal 18 juni 2011, dan menempati area pusat perbelanjaan Bandung Supermal (sekarang bernama Trans Mal).Trans Studio Bandung yang dibuka untuk umum pada bulan Juni 2011 ini mempunyai 20 macam wahana permainan yang sangat menyenangkan dan memacu adrenalin. 20 wahana permainan tersebut dibagi menjadi 3 kawasan yang mempunyai tema berbeda, yaitu: Studio Central (suasana broadway), The Lost City (suasana alam), dan Magic Corner (suasana mistis).

3 kawasan ini mempunyai wahana permainan yang berbeda-beda dan dinamai sesuai dengan program TV yang ada di Trans TV dan Trans7. Perlu diingat bahwa anak berusia kurang dari 7 tahun, atau belum mencapai tinggi badan minimum tidak dapat bermain di beberapa wahana karena alasan keselamatan. 1. ‘Yamaha Racing Coaster. Wahana ini cocok untuk mereka yang ingin menguji derasnya adrenalin karena mampu melesat dengan kecepatan 120 kilo meter perjam dalam 3,5 detik. Konon wahana yang dimiliki oleh Trans Studio Bandung itu hanya tersedia tiga unit di dunia, dua unit lainnya terpasang di Amerika Serikat. Dengan mengarungi ganasnya rimba Afrika demi menuntaskan misi penyelamatan, Anda akan memahami makna dari kata ‘Jelajah’ yang sebenarnya. Rasakan sensasi jatuh dari air terjun setinggi 13 meter. Ayunan pendulum raksasa yang pertama di Indonesia ini akan mengajak Anda berputar-putar di ketinggian 18 meter. Bioskop simulator berteknologi 4 dimensi pertama di dunia yang menampilkan superhero karya MARVEL seperti Spiderman, Hulk, Iron Man, Wolverine, dan musuh-musuh mereka. Kincir angin raksasa yang membawa Anda berputar 360 derajat secara vertikal. Sajian yang mengungkap rahasia dibalik film-film action seperti ledakan, tembakan, dan semburan air. Mengunjungi negeri raksasa di atas awan yang siap menjatuhkan Anda dari ketinggian 20 meter.

Petualangan yang penuh misteri dan menyeramkan yang akan membawa Anda ke tempat tempat berhantu di Bandung. Menantang tantangan dengan memanjat dinding untuk mencuri permata yang dijaga King Kong. Menyajikan petualangan menunggang naga a la ksatria. Wahana ini diklaim sebagai area softplay tematik terbesari se-Asia Tenggara dengan empat area yang akan membuat anak-anak betah bermain. Menyediakan track balapan sepanjang hampir 1 kilo meter dengan kecepatan maksimum 40 km/jam. Menampilkan pengalaman menonton layar lebar yang lebih nyata kepada pengunjung. Merupakan sajian petualangan berkeliling Nusantara bersama si Bolang, tokoh bocah petualang. Kota Bandung merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang memiliki kecenderungan perkembangan ke arah kota metropolitan seperti halnya Jakarta. Kota Bandung dibandingkan dengan kota-kota lainnya adalah banyak memiliki potensi yangsekaligus menjadi identitas kota. Salah satunya adalah kawasan Cibaduyut yang dikenal sebagai kawasan sentra industri kerajinan sepatu. Lebih jauh perkembangan kawasan Cibaduyut mengakibatkan tumbuhnya Jalan Cibaduyut sebagai kawasan perdagangan seiring dengan kebutuhan masyarakat akan produk yang dihasilkan.

Timbulnya Jalan Cibaduyut sebagai kawasan komersial menyebabkan berubahnya kawasan menjadi ruang terbuka aktif dengan terjadinya berbagai aktivitas di dalam kawasan. Menurut sejarah, mulai berkembangnya industri dan perdagangan alas kaki Cibaduyut telah cukup lama. Mereka memulai membuka usaha membuat dan menjual produk alas kaki secara kecil-kecilan di lingkungan rumah tangganya dengan melibatkan tenaga kerja anggota keluarganya. Dengan semakin berkembangnya pesanan, maka mulai merekrut pekerja yang berasal dari warga sekitarnya, sehingga keterampilan dalam membuat alas kaki ini menyebar dan ditularkan dalam lingkungan keluarga dan warga masyarakat sekitarnya. Menurut informasi dari para tokoh pengusaha alas kaki Cibaduyut bahwa sebelum penjajahan Jepang tahun 1940 telah berkembang sejumlah pengrajin sepatu di Cibaduyut sebanyak 89 orang. Hal ini tidak terlepas dengan semakin meningkatnya pesanan, karena dinilai produk sepatu Cibaduyut memiliki kualitas yang sangat baik memenuhi selera konsumen pada masa itu. Bahkan,setelah negara Indonesia merdeka pada tahun 1950-an jumlah unit usaha alas kaki berkembang menjadi 250 unit usaha.

Analisis Sejarah Peristiwa Bandung Lautan Api Analisis Sejarah Peristiwa Bandung Lautan Api

Sejarahbandung.com – “Jangan Sekali-sekali Meninggalkan Sejarah.” -Presiden Pertama Republik Indonesia sekaligus Bapak Proklamasi Indonesia, Sejarah adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Karena dengan mempelajari ataupun mengetahui peristiwa sejarah kita tidak akan terjatuh kedalam lubang yang sama dengan orang-orang terdahulu. Setiap orang mungkin memiliki pengertian sejarah menurut diri mereka masing-masing. Jadi, apa pengertian sejarah menurut anda? Kalau menurut saya sejarah adalah suatu peristiwa di masa lalu yang dianggap penting dan berpengaruh untuk masa depan, sesuatu yang dapat menjadi pelajaran bagi masa depan, sesuatu yang sangat dekat dengan diri kita. Dalam pembahasan suatu peristiwa sejarah tentunya kita tak akan terlepas dari 5 konsep sejarah, yaitu konsep Diakronik, konsep Sinkronik, konsep Kronologis, konsep Ruang, dan konsep Waktu. Tak terkecuali peristiwa Bandung Lautan Api. Kali ini saya akan membahas peristiwa sejarah Bandung Lautan Api dengan 5 konsep tersebut. Peristiwa Bandung Lautan Api bermula ketika kedatangan pasukan Inggris dari Bigade MacDonald pada tanggal 12 Oktober 1945. Sejak semula hubungan mereka dengan pemerintah RI sudah tegag. Mereka menuntut agar semua senjata api yang ada di tangan penduduk, kecuali TKR dan polisi, diserahkan kepada mereka.

Akibatnya, bentrokkan bersenjata anatar Inggris dan TKR tidak dapat dihindari. Pada malam hari tanggal 21 November 1945, TKR dan badan-badan perjuangan melancarkan serangan terhadap kedudukan-kedudukan Inggris di bagian utara, termasuk Hotel Homann dan Hotel Preanger yang mereka gunakan sebgaai markas. Pada tanggal 24 November 1945, MacDonald menyampaikan ultimatum kepada Gubernur Jawa Barat agar Bandung Utara dikosongkan oleh penduduk Indonesia, termasuk pasukan bersenjata. Ultimatum tersebut mendorong Kota bandung untuk melakukan operasi bumi hangus. Bandung sengaja dibakar oleh TRI dan Rakyat setempat dengan maksud agar sekutu tidak dapat menggunakan Bandung sebagai markas strategis militer. Dalam pertempuran ini, Muhammad Toha dan Muhammad Ramadan, dua anggota milisi BRI (Barisan Rakyat Indonesia) terjun dalam misi untuk menghancurkan gudang amunisi tersebut. Muhammad Toha berhasil meledakkan gudang tersebut dengan dinamit. Gudang tersebut meledak dan terbakar bersama kedua milisi tersebut didalamnya. Peristiwa ini dilakukan oleh para masyarakat Bandung yang jumlahnya sekitar 200.000 orang. Dalam waktu tujuh jam, mereka melakukan pembakaran rumah serta harta benda mereka sebelum akhirnya pergi meninggalkan Bandung.

Sejak saat itu, kurang lebih pukul 24:00, Bandung Selatan telah kosong dari penduduk dan TRI. Pada tanggal 23 Maret 1946, sekutu mengeluarkan ultimatumnya yang berisi perintah agar TRI (Tentara Republik Indonesia) segera meninggalkan Kota Bandung. Setelah mendengar ultimatum tersebut pula pemerintah Indonesia yang berada di Jakarta menginstruksikan agar TRI mengosongkan Kota Bandung untuk keamanan rakyat. Akan tetapi, perintah ini berbeda dengan yang diberikan dari markas TRI di Yogyakarta. Markas TRI di Yogyakarta memberikan instruksi agar TRI terus bertahan di Bandung. Dalam masa ini kondisi di Kota Bandung menjadi semakin genting. Situasi di kota ini menjadi terasa mencekam serta dipenuhi oleh orang-orang yang panik. Para pejuang Indonesia pun bingung dalam mengikuti instruksi yang berbeda dari pusat Jakarta dan Yogyakarta. Di sisi lain, setelah mendengar ultimatum tersebut, Madjelis Persatoean Perjoangan Priangan (MP3) melakukan musyawarah dan akhirnya didapatkanlah keputusan untuk membumihanguskan Kota Bandung. Hasil musyawarah tersebut diumumkan oleh Kolonel Abdoel Haris Nasoetion sebagai Komandan Divisi III TRI.

Baca Juga  : Mengenal Sejarah Di Balik Jalan Asia-Afrika Bandung

Pembakaran kota berlangsung malam hari sambil para penduduknya pergi meninggalkan Bandung. Operasi bumi hangus ini membuat asap hitam mengepul tinggi menyelimuti Kota Bandung. Semua listrik pun turut padam. Dalam kondisi genting ini, tentara Inggris juga menyerang sehingga pertempuran sengit tidak terindahkan. Pertempuran terbesar berlangsung di Desa Dayeuhkolot, sebelah selatan Bandung. Pasukan Inggris bagian dari Brigade MacDonald tiba di Bandung. TKR serta sebagian badan perjuangan Indonesia melancarkan serangan pada kedudukan-kedudukan Inggris di wilayah Bandung bagian utara. Hotel Homann dan Hotel Preanger yang dipakai musuh sebagai markas juga tiak luput dari serangan. Brigade MacDonald mengeluarkan ultimatum pada Gubernur Jawa Barat agar Bandung Utara segera dikosongkan oleh masyarakat Indonesia, termasuk juga dari pasukan bersenjata. Pecahnya pertempuran antara sekutu dan pejuang Bandung. Sekutu kembali mengeluarkan ultimatum agar TRI segera meninggalkan Kota Bandung. Lalu, sekutu meminta masyarakat Indonesia untuk meninggalkan Bandung Utara. Dalam masa ini, sekutu membagi Bandung dalam dua sektor, yaitu Bandung Utara dan Bandung Selatan. Para pejuang Indonesia melancarkan serangan besar-besaran kepada sekutu. Mereka menyerang pos-pos sekutu. Mereka juga membakar semua isi Kota Bandung Utara. Aksi ini dilakukan oleh 200.000 orang selama 7 jam. Istilah atau sebutan ‘Bandung Lautan Api’ muncul di harian Suara Merdeka. Berita tersebut ditulis oleh seorang wartawan muda, Atje Bastaman.

Objek wisata Tebing Keraton akan menyuguhkan Anda pemandangan cantik dari kota Bandung, terutama jika Anda datang sebelum jam 6. Ketika Anda datang ke tempat wisata di Bandung yang romantis ini, Anda akan disuguhkan pemandangan kota Bandung yang masih berselimut kabut tebal. Anda juga bisa menyaksikan proses matahari terbit dari bukit sebelah timur dan mengabadikannya dengan kamera. Anda pernah menonton film The Hobbit? Kalau iya, Anda pasti sudah familier dengan desa kurcaci. Farm House Lembang merupakan objek wisata Bandung yang mengusung konsep desa kurcaci seperti di film The Hobbit. Di tempat bisa merasakan suasana kehidupan bangsa Eropa. Anda juga bisa merasakan bagaimana memakai kostum tradisional orang Eropa karena ada penyewaan pakaian-pakaian bergaya Eropa di Farm House Lembang ini. Selain desa kurcaci, Farm House Lembang juga menyuguhkan peternakan dan perkebunan dengan konsep Eropa. Singkatnya, jika Anda berkunjung ke Farm House Lembang Anda bisa merasakan atmosfer Eropa di Kota Bandung. Sehingga tidak heran jika Farm House Lembang merupakan objek tempat wisata anak di Bandung yang menyuguhkan spot foto terbaik untuk Anda. Anda tidak perlu khawatir dengan uang masuk karena Farm House Lembang merupakan wisata Bandung murah meriah yang bisa Anda akses dengan tiket masuk seharga dua puluh ribu Rupiah.