wisata di bandung

Taman Balai Kota Bandung Destinasi Wisata Urang Bandung Taman Balai Kota Bandung Destinasi Wisata Urang Bandung

Sejarahbandung.com – Mencari taman di wilayah Kota Bandung kini bukanlah hal asing. Sejak Kota Bandung dipimpin oleh Ridwan Kamil selaku Walikota, lahan – lahan kosong yang ada di tengah Kota pun disulap menjadi sebuah taman. Bahkan, Balai Kota Bandung yang tadinya hanya ramai saat – saat tertentu saja, kini sudah berubah menjadi taman untuk warga Kota Bandung yang diberi nama Taman Balai Kota. Taman Balai Kota terletak di pusat Kota Bandung, tepatnya Jl. Wastukencana No. 2, Babakan Ciamis, Sumur Bandung. Pada zamannya, Taman Balai Kota Bandung ini lebih dikenal dengan Taman Dewi Sartika. Karena di area Taman ini terdapat sebuah patung tokoh Pendidikan yaitu Dewi Sartika. Bangunan pemerintah yang terdapat di Balai Kota Bandung pun tidak luput dari sejarah. Karena ternyata, gedung Balaikota merupakan salah satu bangunan tertua di Kota Bandung. Sebelum gedung Balaikota didirikan, terdapat sebuah bangunan milik Adries de Wilde (1781 – 1865) yang merupakan tuan tanah dan Asisten Residen Priangan pada tahun 1812. Bangunan tersebut digunakan sebagai sebuah gudang kopi atau dalam bahasa Belanda “koffie pakhuis”.

Gedung kopi tersebut didirikan pada tahun 1819 pada saat perkebunan kopi di tanah Priangan sedang berkembang. Dan pada tahun 1923 Gudang Kopi tersebut diserahkan pada kolonial Belanda. Selanjutnya, pada tahun 1927 gudang kopi diruntuhkan. Dan didirikanlah gedung Balaikota sebagai gantinya. Hal ini terkait dengan status Kota Bandung sebagai Kota Praja sejak tahun 1906. Gedung Balaikota itu sendiri dirancang oleh seorang arsitek bernama EH de Roo. Tidak hanya membuat rancangan gedung Balaikota, namun EH de Roo pun masih mejadi arstiek bagi beberapa bangunan tambahan di belakang gedung Balaikota. Beliau membangun gedung – gedung tersebut dengan gaya “art deco” agar tampak lebih modern. Terlepas dari sejarah pembangunan gedung Balaikota, Taman Balaikota yang tadinya hanya sebidang tanah yang ditumbuhi beberapa pohon – pohon besar berumur ratusan tahun ini, kini memiliki beberapa taman dan area yang sudah diperbaharui. Misalnya saja Taman Labirin. Taman Labirin terletak di Plaza Balaikota Bandung. Taman ini merupakan sebuah taman yang memiliki empat jalur masuk, dimana rerumputan sengaja dipasang tinggi menjulang dan menghalangi pandangan orang dewasa.

Hal ini tentu membuat anda harus berusaha mencari jalan keluar. Sebab sejauh mata memandang yang anda lihat hanyalah dinding – dinding. Inilah mengapa taman ini disebut taman labirin, karena memang bentuknya yang menyerupai labirin. Taman Labirin sendiri dulunya adalah taman merpati. Ini bisa dilihat ketika anda hendak memasuki pintu labirin, anda akan melihat sebuah patung merpati. Selain Taman Labirin, terdapat pula area yang cukup romantic bagi kaula muda, yaitu gembok cinta. Konon, jika pasangan muda – mudi menuliskan namanya di sebuah gembok dan menggantungkannya di sebuah spot yang sudah disediakan, jalinan asmaranya akan langgeng dan tidak terpisahkan. Taman Balaikota yang kini ramai pengunjung pun, dapat dimanfaatkan oleh anda untuk bermacam – macam kegiatan. Misalnya berolahraga jalan santai, berkumpul bersama teman – teman, atau hanya sekedar duduk santai dan menikmati keindahan taman. Di area luar Taman Balaikota pun bisa anda manfaatkan untuk bermain air bersama putra – putri anda. Air ini merupakan aliran anak sungai Cikapayang yang sudah disaring dan bisa digunakan untuk bermain. Fasilitas di Taman Balaikota pun sudah cukup lengkap. Terdapat beberapa toilet untuk wanita dan pria, dan terdapat pula fasilitas kesehatan berupa puskesmas kecil di dekat pintu masuk Taman Balaikota. Bagaimana, tertarik untuk mengunjungi Taman di pusat Kota? Let’s Find and Explore !

Baca Juga  : Mengenal Sejarah Di Balik Jalan Asia-Afrika Bandung

Ditambah sekitar 40 PTS dari berbagai strata, mulai dari program 3 sampai program S3, Bandung merasa sah menyebut dirinya sebagai pusat kegiatan pendidikan tinggi. Kegiatan perdagangan, hotel dan restoran, menjadi sandaran struktur ekonomi kota. Kegiatan perdagangan yang memberi andil terbesar bagi perputaran ekonomi kota ini ditunjang oleh 47 lokasi pasar tradisional dan 23 pertokoan di 16 kecamatan. Selain perdagangan, industri pengolahan menjadi andalan kedua yang menghasilkan. Hasil utama kegiatan industri ini adalah tekstil dan pakaian jadi. Selain dipasarkan melalui factory outlet yang marak di seluruh penjuru Kota Bandung, Produk ini menjadi salah astu komoditas ekspor unggulan. Produk lain yang diekspor adalah alat elektronika seperti kotak amplifier, trafo, dan parabola yang dibuat di gang-gang sempit wilayah Kebongedang. Terletak di dataran tinggi, Bandung dikenal sebagai tempat yang berhawa sejuk. Hal ini menjadikan Bandung sebagai salah satu kota tujuan wisata. Predikat sebagai pusat kegiatan kebudayaan dan pariwisata disandang karena kota ini tidak pernah sepi dari pengunjung.

Objek wisat yang ditawarkan terdiri dari wisata belanja, wisata hiburan, dan wisata budaya. Untuk sektor transportasi, Kota Bandung memiliki sebuah bandara internasional, yaitu Bandara Husein Sastranegara yang menghubungkan Bandung dengan kota-kota lainnya di Indonesia dan juga Kuala Lumpur di Malaysia. Bandung juga mempunyai dua stasiun kereta api, yaitu Stasiun Bandung yang setiap harinya melayani rute Bandung-Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang untuk kelas Bisnis dan Eksekutif dan Stasiun Kiaracondong untuk Kelas Ekonomi. Prasarana jalan di kota Bandung, antara lain, Jembatan Pasupati yang menghubungkan bagian utara dan timur Kota Bandung.. Pada tahun 1990 kota Bandung menjadi salah satu kota paling aman di dunia berdasarkan survei majalah Time. Kota kembang merupakan sebutan lain untuk kota ini, karena pada jaman dulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh di sana. Selain itu Bandung dahulunya disebut juga dengan Parijs van Java karena keindahannya. Selain itu kota Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan mall dan factory outlet yang banyak tersebar di kota ini, dan saat ini berangsur-angsur kota Bandung juga menjadi kota wisata kuliner.